KH A Nawawi Abdul Jalil, Sang Konglomerat Bersarung dan Juru Selamat Akidah

oleh -1.050 views

SantriNow – Perawakan sedang, penampilan sederhana, tampak raut wajah Hadromi Yaman. Itu sekilas sosok fisik KH A Nawawi Abdul Jalil, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) Kraton Pasuruan. Sebuah pesantren terbesar dan tertua di Indonesia yang berdiri pada 1745.

Muasis PPS adalah Sayyid Sulaiman bin Abdurrahman Basyaiban asal Tarim Hadramaut Yaman yang menikahi Syarifah Khadijah, putri Sultan Hasanuddin Cirebon. Putra Syarif Hidayatullah, Sunan Gunung Jati. Mereka para datuk dari Kiai Nawawi yang nasabnya nyambung kepada Nabi Muhammad SAW.

Kiai Nawawi termasuk min ahlil bait Rasulillah SAW, yang lebih familiar dengan sebutan kiai daripada habib pada umumnya. Meski dalam dirinya mengalir darah Bani Hasyim yang dipilih sebagai keluarga nabi pamungkas akhir zaman.

Kiai Nawawi lahir pada 1943 dan wafat pada 2021. Tepatnya, menghembuskan nafas terakhir pada Ahad, 13 Juni 2021, pukul 16:40 WIB di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Bangil, Jl Raya Raci, Balungbendo, Masangan, Bangil Pasuruan.

Di usia 78 tahun, Kiai Nawawi, Mustasyar PBNU, dipanggil keharibaan Allah SWT dengan meninggalkan seorang istri, 4 putra dan 4 putri. Juga, mewariskan potret PPS sebagai pesantren mandiri secara kurikulum dan finansial.

PPS merupakan pesantren salaf yang menggunakan sistem ma’hadiyah dan madrasiyah. Madrasiyahnya mu’adalah (disamakan) dengan jenjang pendidikan formal. Ijazah Aliyah Miftahul Ulum PPS bisa dijadikan syarat administrasi untuk melanjutkan pada jenjang pendidikan tinggi.

Baca juga: Biografi KH Muhammad Kholil Nawawi Sidogiri

No More Posts Available.

No more pages to load.