Hingga Hari Ini Sumenep Aman dari Virus Corona

oleh -1,202 views
Hingga Hari Ini Sumenep Aman dari Virus Corona

Sumenep – Kabupaten Sumenep hingga berita ini ditulis tidak ada warga yang terkena Virus Corona atau Covid 19. Kendati demikian Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bekerja ekstra menjaga ketat perbatasan Sumenep-Pamekasan.

Sementara Jawa Timur telah memasuki kawasan darurat Virus Corona atau Covid-19 ini. Sehingga guna memutus rantai virus ini, diperlukan tim yang benar-benar bekerja. Sebab warga di Kabupaten Sumenep, banyak yang merantau ke Jakarta. Dalam kondisi seperti ini, warga Sumenep yang di Jakarta berpotensi akan pulang kampung.

Karenanya, Bupati Sumenep bersama TNI-Polri terus memantau secara langsung posko pencegahan peredaran virus di Kecamatan Prenduan, tepatnya wilayah perbatasan kabupaten setempat, sekira pukul 23.00 Wib, Jumat malam, 27 Maret 2020.

Di posko itu, petugas melakukan scanning kepada penumpang bus dari luar daerah. Tim satgas menyiagakan petugas di Posko pintu masuk kabupaten tersebut.

“Jadi hasil dari evaluasi kami, semuanya sudah berjalan dengan baik. Mulai dari pemeriksaannya, juga di data siapa saja yang sudah masuk ke Kabupaten Sumenep,” jelas Bupati Abuya Busyro Karim.

Kata dia, setiap hari akan di evaluasi untuk memastikan agar posko ini beroperasi dengan maksimal sesuai fungsinya, sekaligus memberikan semangat kepada para petugas yang bertugas tanpa kenal lelah.

“Kami akan selalu mencermati, memantau dan melihat sejauh mana kondisi dan situasi, kalau memang dinyatakan urgent, kebijakan selanjutnya akan ditempuh demi menyelamatkan masyarakat Sumenep dari wabah virus corona,” terangnta.

Baca juga: Alhamdulillah, Pasien Covid-19 di Malang Sembuh Semua

Dia juga menghimbau kembali agar masyarakat tetap tinggal di rumah saja, demi memutus rantai penyebaran Covid-19. “Dan bagi warga yang baru datang dari luar kota, utamanya dari daerah pandemi diantaranya Surabaya, Malang, maupun Jakarta, agar secara sadar melapor kepada pihak terkait, agar dilakukan pemantauan selama 14 hari,” tandasnya.

Dia juga mengaku, dalam rangka pencegahan Covid-19 ini memang harus dilakukan secara berlapis, demi memberikan kenyamanan bagi warga Madura dan Sumenep. Tujuannya supaya tidak merasa khawatir dengan kehadiran dan kedatangan warga dari luar daerah ditengah pandemi Virus Corona.

“Kami ingin memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di daerah. Salah satunya mencegah penularannya melalui warga yang datang ke Sumenep dari daerah yang termasuk zona merah virus tersebut,” pungkas Busyro. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.