News

Hari Ini Gus Abid Bukan Lagi Tim Karteker GP Ansor Jatim dan Siap Ngukur Baju

...
Gus Abid Umar berbaju putih saat jumpa pers di depan Kantor PW GP Ansor Jatim

Surabaya - Gus Abid Umar menyatakan dirinya bukan lagi bagian dari Tim Karteker GP Ansor Jatim. Hal itu terungkap saat dirinya mengadakan jumpa pers di depan Kantor PW GP Ansor Jatim.” Hari ini saya sudah mundur dari Tim Karteker Ansor Jatim”, ungkapnya di depan awak media, Jumat 19/07/19.

Dia juga memaparkan,“sebenarnya tidak ada aturan yang melarang bila Karteker maju mencalonkan diri sebagai Ketua PW GP Ansor, namun saya menjaga independensi”, ungkapnya saat ditanya tentang boleh tidaknya tim Karteker maju sebagai calon di Konferwil.

Gus Abid juga menjelaskan terkait dirinya di tim kareteker PW GP Ansor Jatim.“Kemarin saya berutgas ┬ádi karteker itu karena dimasukkan oleh ketua, bukan hanya saya, ada Gus Aam juga untuk membantu membereskan berkas-berkas seperti SK yang belum selesai dan sebagainya, ungkapnya.

Sementara saat ditanya soal kesiapan dirinya maju di bursa pencalonan Ketua PW GP Ansor Jatim pada Konferwil kali ini, dia bilang, “Saya masih ngukur baju, pantas tidak bila saya mencalonkan sebagai Ketua PW GP Ansor, meskipun saya sudah dapat banyak kontak dukungan dari daerah agar maju di pemilihan mendatang”, tuturnya.

Menurut Gus Abid Umar,“PW GP Ansor Jatim masuk kelaster satu jadi tidak mungkin kalau berkas-berkas itu tidak lengkap”, ungkapnya.

Menurut dia, total SK di Jawa Timur itu ada 666, namun yang dipastikan tidak memiliki hak suara ada 220, kemungkinan yang memiliki hak suara sekitar 444, tapi bila yang 20 itu dapat melengkapi berkas administrasinya.

Sebagaimana hasil rilis sebelumnya, peserta Pra Konferwil dan Konferwil berjumlah 38 Pimpinan Cabang dari 444 Pimpinan Anak Cabang Pemuda Gerakan Pemuda Ansor se Jatim. Dan syarat bisa maju sebagai calon, harus dapat dukungan minimal 4 cabang dari 42 cabang yang ada.

Baca juga: Gus Hakam: Konferwil Ansor Jatim 2019 Sudah Siap

Terkait ukuran baju Gus Abid ternyata ,“jadi tidak kebesaran maupun kekecilan. Kalau memang yang dibutuhkan adalah M, ya tinggal dikecilkan saja,” katanya sambil tertawa.

Harapan Gus Abid, siapa pun yang jadi nantinya, dapat membwa PW GP Ansor Jatim lebih besar.“Saya harap bisa membawa organisasi ini jadi lebih besar, tidak hanya besar dari sisi jumlah tapi juga berkualitas tinggi karena generasi Ansor yang sekarang ini adalah potret PWNU Jatim masa depan,” pungkasnya. (As/Now)