News

BPN Bantah Prabowo Usir Sandiaga Uno

...

Jakarata - Terkait isu Prabowo usir Sandiga Uno karena tidak mau deklarasi kemenangan setelah beberapa lembaga penyelenggara hitung cepat mengunggulkan pasangan Jokowi-Amin ditepis oleh BPN

Presiden PKS, Sohibul Iman, membantah terkait info adanya pengusiran Sandiaga Uno oleh Prabowo Subianto.

Menurut Sohibul Iman, informasi tersebut tidaklah benar. Ia juga menyangkal kalau ada perselisihan atau pengusiran Sandiaga kemarin setelah hasil hitung cepat beberapa lembaga survei merilis hasil yang memenangkan Jokowi-Amin.

“Wah fitnah apa lagi nih? Apalagi kajadian tersebut, saya dibilang menengahi,” kata Sohibul, saat dikomfirmasi, Kamis, (18/04/19)

Bukan hanya Sohibul Iman yang membantah terkait kejadian pengusiran. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Ferdinand Hutahaean juga membantah kalau Prabowo usir Sandiaga Uno.

“Itu fitnah. Tidak benar,” cetus Ferdinand kepada media, Kamis (18/4/2019).

Menurut Ferdinand justru suasana di kediaman Prabowo baik-baik saja. Tak ada keributan sebagaimana yang disampaikan tersebut. “Semuanya baik-baik saja (semalam),” ujarnya.

Ferdinand Hutahaean juga menjelaskan kalau Sandiaga Uno kondisinya lagi tidak enak badan, sehingga dirinya tidak ikut hadir dalam deklarasi kemenangan Prabowo – Sandiaga. Sebagaimana dikabarkan jika Sandiaga kelelahan dan mengalami sakit tenggorokan. “Iya betul sedang sakit,” pungkasnya.

Sebelumnya memang beredar informasi terkait percekcokan sengit di Whatsapp dan Twitter. Informasi tersebut menyampaikan adanya pertengkaran hebat antara Prabowo – Sandiaga sampai Prabowo usir Sandiaga.

Berikut informasi yang tersebar:

(kabar kasak-kusuk dari para wartawan)

Dari teman wartawan yang hadir di Rumah Jln Kertanegara kemaren, para pentolan partai pendukung 02 bertengkar hebat. Sandiaga Uno (SU) diusir Prabowo Subianto (PS).

Untuk menjaga etika politik jangan sampai terulang seperti 2014, SU memberi saran ke PS agar tidak membuat deklarasi apa pun dulu.

Tapi PS mempertanyakan ke SU, “Apa alasan Anda?” PS langsung gebrak meja dengan kasar dan keras.

“Dengan Anda tidak setuju dengan klaim kemenangan ini, silahkan Anda keluar dari koalisi ini! Artinya Saudara secara tidak langsung mendukung pasangan“bajingan” yang menang itu!”

Sempat dilerai Sohibul Imam (Presiden PKS) dkk.

SU bilang, “Saya lebih baik kehilangan nyawa dibanding kehilangan harga diri, klaim menang, taunya yang dilantik orang lain!” Makanya saat mengeluarkan pernyataan, PS tidak didampingi SU. (*)

Penulis: Sulaiman

Editor: Mas